HALTIMTV.COM – Peristiwa Tercemarnya Sungai Kukuba dan Perairan Pantai di Teluk Buli, Kecamatan Maba Halmahera Timur, pada 2 Mei 2026 lalu, hingga kini masih menyisakan sesak mata untuk memandang lingkungan tersebut yang sangat menyayat hati terutama masyarakat pesisir terdampak kasus ini.
Walau Pihak Perusahaan PT Feni Haltim sebagai terduga biang kerok terjadinya Pencemaran Lingkungan yang parah itu telah mempublish penjelasan mereka, tidak akan menghapus rona nestapa cemarkan Sungai dan Pantai di Teluk Buli.
Terhadap peristiwa yang telah mencoreng wajah jernih aliran sungai Kukuba dan Perairan Pantai Teluk Buli, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur melalui Dinas Pertanahan Lingkungan Hidup (DPLH) telah layangkan kecaman terhadap Management PT Feni Haltim yang dinilai lalai sehingga terjadi peristiwa tersebut.
“Terkait peristiwa Pencemaran oleh Feni Haltim, tim DPLH sudah melakukan investigasi ke lapangan. Jika laporan investigasi selesai dan Sehubungan dengan kasus ini juga, Pemda sudah layangkan surat panggilan kepada beberapa perusahaan terduga penyebab pencemaran di Sungai Kukuba dan Laut di Teluk Buli, untuk menghadap pemerintah daerah pada hari Senin, tanggal 11/05 besok,” Tegas Kadis PLH Haltim, Ardiansyah Madjid,SH
Menjawab Haltimtv terkait hasil investigasi tim Dinas Lingkungan Hidup yang telah diterjunkan ke lokasi terdampak Pencemaran tersebut, mantan Kepala Bagian Hukum dan Ortala ini menyampaikan bahwa hasil investigasi tersebut akan dipublish pada hari Senin, 11 Mei 2026.
“Waalaikumussalam, Sabar saja abang, hasil investigasi hari Senin baru kita rilis,” ujar Kadis PLH yang juga ketua panitia HUT Ke-23 Kabupaten Halmahera Timur kepada Haltimtv, Jumat,08/05/26.
Dari Buli kecamatan Maba, Kontributor Haltimtv.com melaporkan sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam dua organisasi Karang Taruna Buli Karya dan Teluk Buli, berencana bakal mendatangi kembali ke PT Feni Haltim, pada Hari Sabtu besok, 09/05/26 guna mempertanyakan progres penanganan oleh PT Feni Haltim atas pencemaran tersebut.
Menurut ketua Karang Taruna Teluk Buli, Nanang Abubakar, Tiga Karang Taruna masing masing Karang Taruna Buli Karya, Teluk Buli dan Karang Taruna Desa Buli berencana akan mendatangi kembali PT Feni Haltim untuk memintakan penjelasan tanggungjawab dan penanganan mereka menyelesaikan peristiwa Pencemaran itu.
“Kami yang dari dua Karang Taruna nantinya bersama dengan tambahan satu lagi Karang Taruna dari Desa Buli, kami akan datang lagi pad hari Sabtu, 09/05/26 untuk memastikan bahwa apakh mereka telah melakukan penanganan atas pencemaran tersebut, kami ingin tau secara langsung, ” Ujar Nanang.






