Example 728x250
Example 728x250
Berita

Gunung Dukono Meletus, Dua Pendaki Singapura Tewas, Tiga Hilang

5
×

Gunung Dukono Meletus, Dua Pendaki Singapura Tewas, Tiga Hilang

Sebarkan artikel ini

HALTIMTV.COM — Gunung Dukono di Desa Mamuya Kecamatan Galela, Halmahera Utara, Jumat,08/06/26 mendadak meletus.

Sebagaimana dikutip pikiranummat.com Erupsi mendadak Gunung Dukono itu menjebak 20 pendaki. Hingga kini, dua pendaki berkewarganegaraan Singapura dinyatakan meninggal dunia, sementara tiga lainnya belum ditemukan.

Tim SAR gabungan berpacu dengan waktu menembus hujan abu dan medan terjal untuk mengevakuasi korban. Dari 20 pendaki yang terjebak, 15 orang berhasil diselamatkan dalam keadaan selamat.

2 WNA Singapura Meninggal, 3 Pendaki Belum Ditemukan

Dua korban meninggal dikonfirmasi bernama Timo dan Sahnas, warga negara Singapura. Sementara tiga pendaki yang masih dalam pencarian, salah satunya diketahui bernama Enjel.

Operasi penyelamatan berlangsung dramatis karena aktivitas vulkanik Dukono masih terus berlangsung.

Tim bergerak hati-hati di tengah sebaran abu pekat dan potensi letusan susulan.

Tim Gabungan Kerahkan 37 Personel

Operasi evakuasi melibatkan 37 personel gabungan: 4 anggota Basarnas, 7 anggota Polres Halmahera Utara, 3 petugas BPBD, 3 prajurit TNI, serta 20 relawan masyarakat setempat.

“Kondisi medan sangat sulit. Jarak pandang terbatas akibat abu vulkanik dan jalur pendakian tertutup material letusan,” kata salah satu anggota tim SAR yang berada di lokasi.

Dukono Status Waspada, Radius 4 Km Harus Dikosongkan

Gunung Dukono saat ini berstatus Level II atau Waspada. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) kembali mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak mendekat ke kawasan dalam radius 4 kilometer dari kawah.

Imbauan itu dikeluarkan guna menghindari bahaya letusan dan sebaran abu vulkanik yang dapat mengganggu pernapasan serta jarak pandang. Warga di lereng juga diminta waspada terhadap potensi lahar jika terjadi hujan.

Pendakian Ilegal?

Belum ada keterangan resmi terkait izin pendakian 20 orang tersebut. Mengingat status Waspada dan larangan radius 4 km, pendakian ke puncak Dukono seharusnya tidak dilakukan. Pihak berwenang masih mendalami bagaimana rombongan bisa berada di zona berbahaya saat erupsi terjadi.

Tim SAR gabungan menyatakan pencarian tiga pendaki yang hilang akan dilanjutkan Sabtu pagi dengan mempertimbangkan faktor keamanan dan cuaca di sekitar kawah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *