Example 728x250
Example 728x250
Pertambangan

Ini Tanggapan PT Feni Haltim Atas Insiden Pencemaran Sungai Kukuba dan Perairan Pantai Teluk Buli

44
×

Ini Tanggapan PT Feni Haltim Atas Insiden Pencemaran Sungai Kukuba dan Perairan Pantai Teluk Buli

Sebarkan artikel ini
Penampakan pencemaran yang mengerikan.

HALTIMTV.COM — PT Feni Haltim (FHT) memahami adanya perhatian dan
kekhawatiran masyarakat terkait kondisi perairan di wilayah Mabapura dan sekitarnya yang belakangan menjadi sorotan publik.

Hal tersebut disampaikan Staf Media Relation PT.Feni Haltim, Andreas Lakafin dalam rilisnya yang diterima Redaksi Haltimtv.com Rabu, 06 Mei 2026.

FHT menjadikan hal tersebut sebagai perhatian serius dan menegaskan komitmen perusahaan untuk menjalankan seluruh kegiatan operasional sesuai ketentuan, standar pengelolaan lingkungan, serta prinsip kehati-hatian.

Berdasarkan pemantauan awal di lapangan, kondisi tersebut teridentifikasi terjadi pada periode intensitas curah hujan tinggi yang berdampak pada sistem aliran air di area proyek.

Saat ini, perusahaan tengah melakukan peninjauan menyeluruh terhadap sistem pengelolaan air limpasan, fasilitas kolam sedimentasi, serta sarana pendukung lainnya guna memastikan seluruh mekanisme pengendalian lingkungan berjalan optimal.

Sebagai langkah resonsif dan percepatan penanganan di lapangan, FHT telah melakukan beberapa langkah konkret, antara lain menugaskan tim teknis dan tim lingkungan untuk melakukan investigasi secara menyeluruh terhadap area terkait dan fasilitas perlindungan
lingkungan yang ada serta penanganan dan perbaikan yang diperlukan, menyempurnakan fasilitas pengendalian dampak lingkungan, meningkatkan kapasitas pemantauan dan mekanisme penanggulangan darurat, serta memperkuat sistem pengendalian dalam
menampung, mengatur, dan menangani dampak air hujan pada kondisi hujan deras.

FHT juga menegaskan bahwa perusahaan akan melakukan evaluasi terhadap seluruh pihak pelaksana pekerjaan di lapangan.

Apabila ditemukan adanya ketidaksesuaian terhadap standar pengelolaan lingkungan, perusahaan akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain langkah teknis di lapangan, FHT terus melakukan komunikasi dengan masyarakat setempat serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar proses
penanganan berjalan transparan, objektif, dan berbasis data lapangan.

Menurut. media Relation PT Feni Haltim Andreas Lakafin, pihak Perusahaan terbuka terhadap proses verifikasi, evaluasi, maupun arahan dari pihak berwenang.

Kedepan, kata Andreas, FHT akan menyampaikan perkembangan penanganan secara berkala, memperkuat sistem mitigasi dan pemantauan lingkungan, serta memastikan komunikasi dengan
masyarakat terus dilakukan secara proporsional dan konstruktif.

Oleh karenanya lanjut Andreas, FHT mengajak seluruh pihak untuk menjaga situasi tetap kondusif, sembari memberikan ruang bagi proses evaluasi dan penanganan yang sedang berjalan.

Dirinya menyampaikan bahwa Perusahaan tersebut berkomitmen untuk menyelesaikan hal ini secara bertanggung jawab dengan tetap mengutamakan aspek lingkungan, keselamatan, dan kepentingan masyarakat.

Tentang PT Feni Haltim (FHT)

PT Feni Haltim (FHT) merupakan perusahaan pengembangan kawasan industri berbasis nikel yang beroperasi di Halmahera Timur, Maluku Utara.

FHT didirikan sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan hilirisasi mineral nasional dan penguatan ekosistem industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV battery ecosystem) di Indonesia.

Melalui pengembangan kawasan industri yang terintegrasi, FHT berkomitmen untuk menciptakan nilai tambah sumber daya mineral nasional, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, serta menjalankan operasional yang selaras dengan prinsip keberlanjutan dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *