Example 728x250
Example 728x250
Ekonomi

ANSOR Haltim Desak Gubernur Copot Kadis Koperasi dan UMKM

137
×

ANSOR Haltim Desak Gubernur Copot Kadis Koperasi dan UMKM

Sebarkan artikel ini

Akibat Keterlambatan Gaji Business Assistant

HALTIMTV.COM –  Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Halmahera Timur (Haltim) secara tegas meminta Gubernur untuk segera melakukan evaluasi dan copot kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Maluku Utara, menyusul kinerja nya Jeblok menyebabkan keterlambatan pembayaran gaji para Business Assistant (BA) dan PMO selama 2 Bulan yang dinilai merugikan banyak pihak.

Ketua GP Ansor Haltim, Julkarnain Rajak menyampaikan bahwa keterlambatan tersebut tidak hanya berdampak pada kesejahteraan para Busness Asistent dan PMO di lapangan, tetapi juga berpotensi menghambat program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang selama ini dijalankan.

“Business Assistant memiliki peran penting dalam mendampingi koperasi Koperasi Merah Putih. Jika hak mereka, khususnya gaji, tidak dipenuhi tepat waktu, maka tentu akan berdampak pada kinerja dan semangat kerja di lapangan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (4/5/2026).

Menurutnya, keterlambatan ini menunjukkan adanya persoalan serius dalam tata kelola administrasi maupun manajemen keuangan di Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Maluku Utara.

Oleh karena itu, Ansor Haltim menilai perlu adanya langkah evaluasi menyeluruh, termasuk jika diperlukan pergantian pejabat yang tidak mampu menjalankan tugas secara optimal.

Lebih lanjut, GP Ansor Haltim juga mendesak agar pemerintah provinsi segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan tersebut, termasuk memastikan pembayaran gaji BA dilakukan tanpa penundaan lagi.

“Kami meminta Gubernur Maluku Utara tidak tinggal diam. Ini menyangkut hak tenaga kerja sekaligus keberlangsungan program . Evaluasi harus dilakukan secara objektif dan transparan,” tegasnya.

Di sisi lain, para Business Assistant berharap adanya kepastian dari pemerintah terkait jadwal pembayaran gaji serta perbaikan sistem agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

GP Ansor Haltim menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu ini hingga ada penyelesaian yang jelas, demi menjaga keberlanjutan program dan keadilan bagi para tenaga pendamping di daerah.(hltmtv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *