Example 728x250
Haltimnews

PCM Haltim Sosialisasi Managemt Risiko, Pertegas Tata Kelola dan Akuntabilitas

5
×

PCM Haltim Sosialisasi Managemt Risiko, Pertegas Tata Kelola dan Akuntabilitas

Sebarkan artikel ini
Perusahaan Daerah (PD) Perdana Cipta Mandiri (PCM) Kabupaten Halmahera Timur, Senin, 28 September 2026 menggelar Sosialisasi Managemen berbasis risiko sebagai upaya ikhtiar Perusahaan Milik Daerah itu memperkuat Tata Kelola dan Akuntabilitas. (foto : dok humas pcm)

HALTIMTV.COM – PD Perdana Cipta Mandiri (PCM) Halmahera Timur memperkuat komitmen terhadap penerapan tata kelola perusahaan yang baik melalui kegiatan Sosialisasi Manajemen Risiko, Tata Kelola, serta Akuntabilitas Kinerja dan Keuangan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 28 September 2026 tersebut menghadirkan BPKP Perwakilan Provinsi Maluku Utara sebagai narasumber dan diikuti oleh jajaran karyawan dan karyawati PD Perdana Cipta Mandiri.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari langkah perusahaan untuk meningkatkan pemahaman seluruh jajaran mengenai pentingnya pengelolaan risiko, tata kelola yang baik, serta akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas dan pengelolaan keuangan perusahaan.

Direktur Umum PD Perdana Cipta Mandiri, Said Mustafa, mengatakan bahwa penguatan tata kelola merupakan kebutuhan penting dalam menjalankan perusahaan secara profesional dan bertanggung jawab.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin seluruh jajaran memiliki pemahaman yang sama mengenai manajemen risiko, tata kelola, serta akuntabilitas kinerja dan keuangan. Ini menjadi bagian dari upaya kami untuk terus memperbaiki dan memperkuat tata kelola perusahaan,” ujar Said Mustafa.

Menurutnya, manajemen risiko harus menjadi bagian dari setiap proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan pekerjaan. Dengan demikian, setiap potensi risiko dapat diidentifikasi dan dikelola sejak awal.

“Setiap pekerjaan memiliki risiko. Karena itu, yang penting adalah bagaimana kita mampu mengidentifikasi, mengendalikan, dan memitigasi risiko tersebut agar tidak menghambat pencapaian tujuan perusahaan,” katanya.

Said juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang disiplin, transparan, dan akuntabel di seluruh lingkungan perusahaan.

“Manajemen risiko dan tata kelola bukan hanya menjadi urusan pimpinan, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh karyawan. Setiap orang harus memahami tugas, kewenangan, dan tanggung jawabnya dalam menjalankan pekerjaan,” ujar Said.

Ia mengatakan, pemahaman terhadap tata kelola harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan budaya kerja di lingkungan perusahaan.

“Kami ingin membangun budaya kerja yang semakin tertib dan akuntabel. Setiap proses harus dapat dipertanggungjawabkan, baik dari sisi kinerja maupun pengelolaan keuangan. Ini penting untuk memastikan perusahaan terus berkembang dan memberikan kontribusi yang optimal bagi daerah,” katanya.

Said menambahkan, kehadiran BPKP Perwakilan Provinsi Maluku Utara sebagai narasumber menjadi kesempatan bagi jajaran PCM untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai penerapan manajemen risiko dan tata kelola perusahaan.

“Kami berharap materi yang disampaikan dapat menjadi bekal bagi seluruh jajaran dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari. Apa yang kita dapatkan hari ini harus diterjemahkan dalam praktik kerja, bukan berhenti sebagai pengetahuan,” ujarnya.

PD Perdana Cipta Mandiri memandang penguatan tata kelola sebagai bagian penting dalam membangun perusahaan daerah yang profesional, sehat, dan mampu menjalankan mandatnya secara optimal.

Melalui kegiatan tersebut, PCM berharap seluruh jajaran semakin memiliki kesadaran yang sama bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh capaian usaha, tetapi juga oleh kualitas proses, kepatuhan, pengelolaan risiko, serta akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas. (hmspcm/hltmtv)

Bagikan Artikel:

WhatsApp Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *