<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pemerintahan Arsip - Haltimtv</title>
	<atom:link href="https://haltimtv.com/category/pemerintahan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://haltimtv.com/category/pemerintahan/</link>
	<description>Dari Halmahera Untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Aug 2026 07:58:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://haltimtv.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-20240901_123046-32x32.png</url>
	<title>Pemerintahan Arsip - Haltimtv</title>
	<link>https://haltimtv.com/category/pemerintahan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Beras Naik Menggila, Pemda Diminta Segera Intervensi Harga</title>
		<link>https://haltimtv.com/beras-naik-menggila-pemda-diminta-segera-intervensi-harga/</link>
					<comments>https://haltimtv.com/beras-naik-menggila-pemda-diminta-segera-intervensi-harga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 07:58:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://haltimtv.com/?p=4734</guid>

					<description><![CDATA[<p>MIMBARJAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri...</p>
<p>Artikel <a href="https://haltimtv.com/beras-naik-menggila-pemda-diminta-segera-intervensi-harga/">Beras Naik Menggila, Pemda Diminta Segera Intervensi Harga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://haltimtv.com">Haltimtv</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>MIMBARJAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) segera melakukan intervensi terhadap kenaikan harga beras di sejumlah daerah.</p>
<p>Langkah tersebut perlu dilakukan secara cepat mengingat beras merupakan komoditas pangan utama yang memiliki kontribusi besar terhadap inflasi.</p>
<p>&#8220;Beras ini besar sekali. Jadi kalau sedikit saja kenaikan harga beras mengenai inflasi kita naik, karena semua makan beras. Kalau cabai, sebagian tidak makan cabai,&#8221; ujar Tomsi saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Evaluasi Dukungan Pemda dalam Program 3 Juta Rumah secara hybrid dari Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Selasa (18/8/2026).</p>
<p>Tomsi menyoroti kenaikan harga beras di sejumlah daerah, di antaranya Kabupaten Bone Bolango yang mencapai sekitar 13 persen dan Kabupaten Pohuwato yang mendekati 10 persen. Ia meminta Pemda dan TPID segera turun ke lapangan untuk memastikan kondisi harga, ketersediaan pasokan, serta faktor yang memicu kenaikan.</p>
<p>Khusus untuk Kabupaten Bone Bolango, Tomsi meminta Perum Bulog berkoordinasi dengan Pemda setempat untuk segera melaksanakan operasi pasar. Menurutnya, intervensi perlu dilakukan segera agar kenaikan harga tidak semakin membebani masyarakat.</p>
<p>“Jadi tidak boleh sedikit pun ada kenaikan harga beras dengan stok kita yang banyak,&#8221; tegas Tomsi.</p>
<p>Tomsi menekankan, Pemda tidak boleh menunggu harga naik terlalu tinggi ketika melakukan intervensi. Ia meminta TPID melakukan pemantauan secara aktif dan memastikan langkah pengendalian dilakukan sejak muncul indikasi kenaikan harga.</p>
<p>“Jangan nunggu naik dulu baru kita berbuat. Itulah gunanya supaya jangan sempat naik,” katanya.</p>
<p>Selain Bone Bolango dan Pohuwato, Tomsi meminta daerah lain yang mengalami kenaikan harga beras untuk melakukan pengecekan langsung ke pasar. Ia juga mendorong TPID memperkuat koordinasi dengan Bulog, BPS, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam memantau perkembangan harga pangan.</p>
<p>Tomsi mengingatkan bahwa ketersediaan stok beras nasional yang besar seharusnya dapat menjadi instrumen untuk menjaga stabilitas harga di daerah. Karena itu, ia meminta Pemda memanfaatkan dukungan tersebut melalui langkah intervensi yang tepat dan cepat.</p>
<p>“Beras kita banyak, hampir 5,7 juta ton, terbanyak sepanjang sejarah. Kalau sampai naik, apalagi naiknya tinggi, ini berarti kesalahan ada pada kita,” tandasnya.</p>
<p>Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kenaikan harga beras dapat memberikan tekanan cukup besar terhadap inflasi. Pada September 2023, misalnya, inflasi beras tercatat sebesar 5,61 persen. Angka tersebut antara lain dipengaruhi kondisi musim kering dan curah hujan yang sangat rendah. Sementara itu, pada Februari 2024 inflasi beras tercatat mencapai 5,32 persen.</p>
<p>&#8220;Jika dibandingkan dengan minggu lalu jumlah kabupaten/kota yang mengalami peningkatan harganya, yaitu 106 kabupaten/kota, sekarang menjadi 120 kabupaten/ kota,&#8221; kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono.</p>
<p>Rapat koordinasi tersebut dihadiri langsung maupun daring oleh sejumlah pembicara dari BPS, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Satgas Pangan Polri, serta Kejaksaan. Selain itu, kegiatan ini turut diikuti secara daring oleh jajaran Pemda dari seluruh Indonesia. (hmskmndgr/mbol)</p>
<p>Artikel <a href="https://haltimtv.com/beras-naik-menggila-pemda-diminta-segera-intervensi-harga/">Beras Naik Menggila, Pemda Diminta Segera Intervensi Harga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://haltimtv.com">Haltimtv</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://haltimtv.com/beras-naik-menggila-pemda-diminta-segera-intervensi-harga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kabar Gembira Tenaga PPPK, Pemerintah Jamin Pembayaran Lancar Tidak Dirumahkan</title>
		<link>https://haltimtv.com/kabar-gembira-tenaga-pppk-pemerintah-jamin-pembayaran-lancar-tidak-dirumahkan/</link>
					<comments>https://haltimtv.com/kabar-gembira-tenaga-pppk-pemerintah-jamin-pembayaran-lancar-tidak-dirumahkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2026 06:14:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Haltimnews]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://haltimtv.com/?p=4669</guid>

					<description><![CDATA[<p>HALTIMTV.COM &#8212; Pemerintah menyiapkan tiga skema untuk mendukung...</p>
<p>Artikel <a href="https://haltimtv.com/kabar-gembira-tenaga-pppk-pemerintah-jamin-pembayaran-lancar-tidak-dirumahkan/">Kabar Gembira Tenaga PPPK, Pemerintah Jamin Pembayaran Lancar Tidak Dirumahkan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://haltimtv.com">Haltimtv</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>HALTIMTV.COM</strong> &#8212; Pemerintah menyiapkan tiga skema untuk mendukung pemerintah daerah (Pemda) dalam memenuhi pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pembayaran gaji PPPK tetap terpenuhi dan tidak ada pegawai yang dirumahkan.</p>
<p>Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menjelaskan, skema pertama yang perlu dilakukan Pemda adalah melakukan efisiensi anggaran.</p>
<p>Efisiensi tersebut antara lain melalui pengurangan perjalanan dinas, rapat yang tidak diperlukan, serta belanja makanan dan minuman.</p>
<p>Kedua, apabila Pemda memiliki Dana Bagi Hasil (DBH) yang belum dibayarkan atau mengalami kurang bayar oleh pemerintah pusat, dana tersebut akan dibayarkan untuk membantu menutupi belanja pegawai.</p>
<p>Ketiga, apabila efisiensi telah dilakukan tetapi Pemda masih belum mampu memenuhi belanja pegawai, sementara DBH yang diterima tidak tersedia atau relatif kecil, pemerintah pusat akan memberikan tambahan Dana Alokasi Umum (DAU).</p>
<p>&#8220;Ini saya kira, kebijakan Presiden yang sangat atensi terhadap permasalahan fiskal di daerah-daerah. Terutama untuk membayar biaya yang wajib untuk dibayarkan yaitu belanja pegawai,&#8221; kata Mendagri kepada awak media usai Rapat Koordinasi Membahas Lanjutan Status PPPK dan ASN Guru, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026).</p>
<p>Mendagri menjelaskan, persoalan PPPK telah dibahas bersama kementerian terkait, termasuk mengenai status dan pembiayaannya.</p>
<p>Hal tersebut menjadi perhatian karena sejumlah Pemda menyampaikan adanya potensi keterbatasan anggaran belanja pegawai, khususnya untuk memenuhi pembayaran gaji PPPK.</p>
<p>&#8220;Kita sudah exercise beberapa daerah, kami sudah ketemu dengan Menteri PANRB, kemudian juga dengan Menteri Keuangan. Prinsip kita tidak boleh ada opsi pegawai PPPK ini dirumahkan, apalagi menganggur, ya, harus dibayar gajinya,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Pihaknya melanjutkan, berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 198 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Rincian Alokasi dan Penyaluran DAU Tahun 2026, Penyaluran Kurang Bayar DBH sampai dengan Tahun 2024, dan Penyaluran Dana Treasury Deposit Facility pada Tahun 2026, total tambahan atau dukungan pemerintah pusat kepada daerah mencapai Rp18,9 triliun.</p>
<p>Dari jumlah tersebut, sekitar Rp10 triliun di antaranya merupakan DBH yang dibayarkan kepada daerah. Sementara itu, lebih dari Rp8 triliun berasal dari tambahan DAU.</p>
<p>&#8220;Jadi totalnya hampir Rp19 triliun, Rp18,9 sekian, Rp19 triliun. Nah, dengan adanya tambahan ini, kita semua berharap ini sudah bisa menyelesaikan permasalahan belanja pegawai, baik PPPK maupun paruh waktu juga, itu dibiayai, dibayar oleh Pemda masing-masing,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sementara itu, khusus untuk guru, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, telah diatur pembagian kewenangan penyelenggaraan pendidikan.</p>
<p>Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) menjadi kewenangan kabupaten/kota.</p>
<p>Adapun Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi kewenangan pemerintah provinsi, sedangkan pendidikan tinggi menjadi kewenangan pemerintah pusat.</p>
<p>Khusus terkait tenaga pendidik dan guru, Mendagri menjelaskan, pemerintah pusat dapat mengambil langkah untuk menangani persoalan tersebut.</p>
<p>Salah satunya dengan mengalihkan status guru menjadi aparatur sipil negara (ASN) pemerintah pusat, yang kemudian dapat ditempatkan di daerah yang mengalami kekurangan guru sehingga distribusi tenaga pendidik lebih merata.</p>
<p>&#8220;Nah, ini sedang lakukan exercise. Tadi juga saya menjelaskan ini pasti akan meringankan pemerintah daerah juga, khususnya dalam mengurangi belanja pegawai,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu&#8217;ti, dan Menteri Agama Nasaruddin Umar. (pspnkmndgr/hltmtv)</p>
<p>Artikel <a href="https://haltimtv.com/kabar-gembira-tenaga-pppk-pemerintah-jamin-pembayaran-lancar-tidak-dirumahkan/">Kabar Gembira Tenaga PPPK, Pemerintah Jamin Pembayaran Lancar Tidak Dirumahkan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://haltimtv.com">Haltimtv</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://haltimtv.com/kabar-gembira-tenaga-pppk-pemerintah-jamin-pembayaran-lancar-tidak-dirumahkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemendagri Bekali Pranata Humas Agar Profesional</title>
		<link>https://haltimtv.com/kemendagri-bekali-pranata-humas-agar-profesional/</link>
					<comments>https://haltimtv.com/kemendagri-bekali-pranata-humas-agar-profesional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 13:08:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://haltimtv.com/?p=4643</guid>

					<description><![CDATA[<p>HALTIMTV.COM  – Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), media...</p>
<p>Artikel <a href="https://haltimtv.com/kemendagri-bekali-pranata-humas-agar-profesional/">Kemendagri Bekali Pranata Humas Agar Profesional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://haltimtv.com">Haltimtv</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>HALTIMTV.COM  – Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), media sosial, dan derasnya arus informasi telah mengubah cara masyarakat menerima sekaligus menyebarkan informasi.</p>
<p>Dibalik kemudahan tersebut, tantangan berupa disinformasi dan misinformasi juga semakin kompleks.</p>
<p>Kondisi ini menuntut pemerintah menghadirkan komunikasi yang semakin cepat, akurat, adaptif, dan mampu membangun kepercayaan publik.</p>
<p>Menjawab tantangan tersebut, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Strategi Komunikasi bagi Pejabat Fungsional Pranata Humas di Lingkungan Kemendagri.</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung pada 29–31 Juli 2026 di Hotel Grand Mercure Jakarta Pusat itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas aparatur Humas dalam menyusun strategi komunikasi yang efektif di era digital.</p>
<p>Saat membuka kegiatan tersebut, Kamis (30/7/2026), Staf Ahli Menteri Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik Kemendagri Anwar Harun Damanik menegaskan pentingnya peran Pranata Humas dalam mendukung keberhasilan komunikasi pemerintahan.</p>
<p>&#8220;Bimtek yang dilaksanakan ini menjadi ruang untuk memperkuat kapasitas seluruh Pranata Humas dalam menyusun strategi komunikasi yang tepat, efektif, dan mampu mendukung pelaksanaan tugas serta fungsi organisasi masing-masing,&#8221; kata Anwar.</p>
<p>Menurutnya, perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola komunikasi masyarakat secara signifikan.</p>
<p>Kemajuan AI dan media sosial memungkinkan informasi menyebar dalam hitungan detik, tetapi pada saat yang sama juga mempercepat penyebaran disinformasi maupun misinformasi.</p>
<p>Karena itu, aparatur pemerintah, khususnya Pranata Humas, dituntut mampu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, transparan, mudah dipahami, dan dapat dipercaya.</p>
<p>Anwar menekankan, komunikasi pemerintah tidak lagi cukup berhenti pada penyampaian informasi. Lebih dari itu, komunikasi harus mampu membangun pemahaman publik mengenai tujuan dan manfaat setiap kebijakan sehingga dapat meminimalkan kesalahpahaman maupun perbedaan persepsi di tengah masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kecepatan tidak boleh mengorbankan ketepatan, kreativitas tidak boleh mengabaikan kebenaran. Pemanfaatan teknologi harus tetap dilakukan secara bertanggung jawab,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, tantangan komunikasi pemerintah semakin besar seiring meningkatnya aktivitas masyarakat di ruang digital.</p>
<p>Berdasarkan laporan Digital 2026 yang diterbitkan DataReportal, Indonesia memiliki sekitar 230 juta pengguna internet atau 80,5 persen dari total populasi, serta sekitar 180 juta pengguna media sosial.</p>
<p>Besarnya ruang digital tersebut menuntut pemerintah menyusun strategi komunikasi yang adaptif, berbasis data, serta mampu menjangkau masyarakat melalui berbagai kanal komunikasi secara efektif.</p>
<p>Dalam konteks tersebut, lanjut Anwar, peran Pranata Humas semakin strategis.</p>
<p>Mereka tidak hanya bertugas mempublikasikan kegiatan pemerintah, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam mengomunikasikan berbagai kebijakan kepada masyarakat.</p>
<p>Karena itu, Pranata Humas perlu mampu mengenali dinamika isu, memahami kebutuhan informasi publik, menyusun pesan yang tepat, memilih media yang kredibel, serta memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijaksana agar komunikasi pemerintah berlangsung secara terencana, konsisten, dan antisipatif.</p>
<p>Menutup arahannya, Anwar mengajak seluruh Pranata Humas di lingkungan Kemendagri untuk terus meningkatkan profesionalisme, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memperkuat koordinasi dan sinergi antarunit kerja.</p>
<p>Menurutnya, setiap kebijakan pemerintah perlu didukung strategi komunikasi yang terencana, berbasis data, konsisten, dan mudah dipahami masyarakat sehingga mampu membangun kepercayaan publik sekaligus mendukung keberhasilan pelaksanaan kebijakan pemerintah. (hmskmndgr/hltmtv)</p>
<p>Artikel <a href="https://haltimtv.com/kemendagri-bekali-pranata-humas-agar-profesional/">Kemendagri Bekali Pranata Humas Agar Profesional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://haltimtv.com">Haltimtv</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://haltimtv.com/kemendagri-bekali-pranata-humas-agar-profesional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setelah Polri Tanam Jagung, Kini Kepala Daerah Diminta Tanam Cabai</title>
		<link>https://haltimtv.com/setelah-polri-tanam-jagung-kini-kepala-daerah-diminta-tanam-cabai/</link>
					<comments>https://haltimtv.com/setelah-polri-tanam-jagung-kini-kepala-daerah-diminta-tanam-cabai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 06:27:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://haltimtv.com/?p=4487</guid>

					<description><![CDATA[<p>HALTIMTV.COM &#8211; Setelah beberapa waktu sebelumnya jajaran kepolisian...</p>
<p>Artikel <a href="https://haltimtv.com/setelah-polri-tanam-jagung-kini-kepala-daerah-diminta-tanam-cabai/">Setelah Polri Tanam Jagung, Kini Kepala Daerah Diminta Tanam Cabai</a> pertama kali tampil pada <a href="https://haltimtv.com">Haltimtv</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>HALTIMTV.COM &#8211; Setelah beberapa waktu sebelumnya jajaran kepolisian seluruh Indonesia  tanam jagung dan sukses panen, kini para Kepala Daerah mulai Gubernur hingga Bupati Walikota diminta bikin gerakan tambahan, yakni tanam cabai, demi redam fluktuasi pasar pada komoditas pedas ini.</p>
<p>Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir meminta seluruh kepala daerah segera menggalakkan gerakan menanam cabai di wilayah masing-masing sebagai langkah konkret mengendalikan harga.</p>
<p>Tomsi bilang , tingginya harga cabai saat ini tidak dapat diatasi hanya dengan mengandalkan distribusi pasokan dari daerah lain, tetapi perlu dibarengi peningkatan produksi di tingkat lokal.</p>
<p>&#8220;Kalau kita mengandalkan hasil perkebunan cabai merah 80 persen itu dibeli pabrik untuk sambal yang botolan dan saset itu, sehingga mengandalkan perdagangan antarkota pun volumenya tidak banyak,&#8221; ujar Tomsi dalam Rakor Pengendalian Inflasi Daerah  secara hybrid, Senin (8/6/2026) sebagaimana rilis Pusat Penerangan Kemendagri.</p>
<p>Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Mei 2026, lanjut Tomsi,  kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan andil sebesar 0,39 persen.</p>
<p>Dari kelompok tersebut, cabai merah tercatat sebagai komoditas yang memberikan tekanan inflasi paling tinggi setelah mengalami kenaikan harga hingga 25,64 persen dengan andil inflasi sebesar 0,08 persen.</p>
<p>Tingginya harga cabai katanya tidak terlepas dari besarnya industri pengolahan yang menyerap hasil produksi.</p>
<p>Kondisi ini membuat ketersediaan cabai untuk konsumsi rumah tangga menjadi semakin terbatas.</p>
<p>Karena itu, ia menilai pemerintah daerah (Pemda) perlu mengambil langkah lebih proaktif dengan mendorong peningkatan produksi cabai di wilayah masing-masing.</p>
<p>Ini terutama bagi daerah yang masyarakatnya memiliki tingkat konsumsi cabai yang tinggi.</p>
<p>&#8220;Saya ingin menjelaskan kalau kita memahami bahwa warga masyarakat kita di kabupaten/kota kita adalah kelompok dominan pemakan cabai, ya bertanggung jawab lah kepala daerahnya, jangan mengandalkan kabupaten/kota lain untuk membantu,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Tomsi mengingatkan bahwa pengendalian inflasi membutuhkan langkah nyata dan berkelanjutan.</p>
<p>Ia meminta seluruh Pemda bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) segera menyusun strategi serta melakukan aksi penanaman cabai secara langsung agar persoalan kenaikan harga komoditas tersebut tidak terus berulang.</p>
<p>&#8220;Kalau memang mampu untuk melaksanakan gerakan menanam khususnya cabai di daerah-daerah tertentu tadi agar dilaksanakan,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri oleh perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga, baik secara langsung maupun virtual.</p>
<p>Mereka di antaranya perwakilan dari Badan Pangan Nasional, Kantor Staf Presiden, BPS, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, Kejaksaan Agung, Satgas Pangan Polri, TNI, Perum Bulog, serta jajaran Pemda.(hmskmndgr/hltmtv)</p>
<p>Artikel <a href="https://haltimtv.com/setelah-polri-tanam-jagung-kini-kepala-daerah-diminta-tanam-cabai/">Setelah Polri Tanam Jagung, Kini Kepala Daerah Diminta Tanam Cabai</a> pertama kali tampil pada <a href="https://haltimtv.com">Haltimtv</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://haltimtv.com/setelah-polri-tanam-jagung-kini-kepala-daerah-diminta-tanam-cabai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Setiap Jumat, ASN Kerja di Rumah, Kecuali &#8230;.</title>
		<link>https://haltimtv.com/setiap-jumat-asn-kerja-di-rumahkecuali/</link>
					<comments>https://haltimtv.com/setiap-jumat-asn-kerja-di-rumahkecuali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 03:35:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://haltimtv.com/?p=4015</guid>

					<description><![CDATA[<p>HALTIMTV.COM  – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian...</p>
<p>Artikel <a href="https://haltimtv.com/setiap-jumat-asn-kerja-di-rumahkecuali/">Setiap Jumat, ASN Kerja di Rumah, Kecuali &#8230;.</a> pertama kali tampil pada <a href="https://haltimtv.com">Haltimtv</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>HALTIMTV.COM  – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang Transformasi Budaya Kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah.</p>
<p>SE bernomor 800.1.5/3349/SJ tersebut memuat sejumlah ketentuan mengenai penyesuaian tugas kedinasan di lingkungan ASN Pemerintah Daerah (Pemda).</p>
<p>ASN Pemda dapat melaksanakan tugas kedinasan melalui kombinasi work from office (WFO) dan work from home (WFH).</p>
<p>“Penyesuaian pelaksanaan tugas kedinasan secara lokasi dengan pola kerja WFH sebanyak satu hari kerja dalam satu minggu yaitu setiap hari Jumat,” bunyi poin SE tersebut sebagaimana disampaikan Tito,  pada Press Conference Kebijakan WFH bagi ASN/TNI/Polri dan pekerja swasta secara daring dari Jakarta, Selasa (31/3/2026).</p>
<p>Sebagaimana aturan yang tertuang dalam SE, pelaksanaan WFH ditujukan untuk mendorong tercapainya transformasi budaya kerja ASN daerah yang efektif dan efisien.</p>
<p>Selain itu, kebijakan ini juga untuk memacu akselerasi layanan digital pemerintahan daerah dengan mempercepat adopsi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) serta digitalisasi proses birokrasi.</p>
<p>“Hal-hal yang berkaitan dengan working from office dan working from home, teknis pelaksanaannya, termasuk juga mengenai upaya untuk mendorong layanan digital,” imbuh Mendagri.</p>
<p>Dia menambahkan, saat terjadinya pandemi Covid-19, SPBE telah diimplementasikan dengan baik oleh Pemda.</p>
<p>Oleh karena itu, kebijakan WFH ini diharapkan mampu mengoptimalkan kinerja ASN.</p>
<p>Selama melaksanakan tugas kedinasan secara WFH, ASN daerah diminta tetap aktif sehingga dapat melaksanakan kinerjanya dengan baik.</p>
<p>Sebagaimana ketentuan dalam SE, Pemda diminta membuat skema mekanisme pengendalian dan pengawasan WFH serta WFO.</p>
<p>Kemudian, unit pelayanan publik langsung didorong untuk tetap melaksanakan WFO.</p>
<p>Sementara itu, unit pendukung melaksanakan WFH secara selektif dengan memastikan target dan kinerja ASN tercapai.</p>
<p>Lebih lanjut, terdapat sejumlah layanan pemerintahan yang dikecualikan dari kebijakan WFH, antara lain unit pemerintahan pada urusan kebencanaan, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (trantibumlinmas), kebersihan dan persampahan, layanan kependudukan dan pencatatan sipil (dukcapil), perizinan di bidang penanaman modal, layanan kesehatan, layanan pendidikan, layanan pendapatan daerah, serta layanan publik lainnya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.</p>
<p>“Gubernur, Wali Kota, Bupati kita minta untuk melaksanakan perhitungan penghematan anggaran masing-masing sebagai dampak dari perubahan budaya kerja yang lebih efektif dan efisien ini,” Lanjut Tito.</p>
<p>Adapun anggaran dari hasil penghematan tersebut dapat digunakan untuk mendukung program prioritas Pemda.</p>
<p>Berdasarkan SE tersebut, kebijakan ini mulai berlaku pada tanggal 1 April 2026 dan akan dievaluasi secara berkala setiap dua bulan.</p>
<p>Terkait sistem pelaporan, para bupati dan wali kota melaporkan pelaksanaan SE tersebut kepada gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah paling lambat setiap tanggal 2 bulan berikutnya.</p>
<p>Sementara itu, gubernur melaporkan pelaksanaan SE kepada Mendagri paling lambat setiap tanggal 4 bulan berikutnya.</p>
<p>“Dan ketentuan ini, kebijakan ini akan dievaluasi selama dua bulan,” tandas Mendagri. (hmskmndgr/hltmtv)</p>
<p>Artikel <a href="https://haltimtv.com/setiap-jumat-asn-kerja-di-rumahkecuali/">Setiap Jumat, ASN Kerja di Rumah, Kecuali &#8230;.</a> pertama kali tampil pada <a href="https://haltimtv.com">Haltimtv</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://haltimtv.com/setiap-jumat-asn-kerja-di-rumahkecuali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diresmikan Presiden Prabowo, Bupati Ubaid Hadiri Rakornas Pusat Daerah</title>
		<link>https://haltimtv.com/diresmikan-presiden-prabowo-bupati-ubaid-hadiri-rakornas-pusat-daerah/</link>
					<comments>https://haltimtv.com/diresmikan-presiden-prabowo-bupati-ubaid-hadiri-rakornas-pusat-daerah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2026 08:02:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Haltimnews]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://haltimtv.com/?p=3681</guid>

					<description><![CDATA[<p>Presiden Prabowo Subianto, saat pengarahan dalam Rakornas Pemerintah...</p>
<p>Artikel <a href="https://haltimtv.com/diresmikan-presiden-prabowo-bupati-ubaid-hadiri-rakornas-pusat-daerah/">Diresmikan Presiden Prabowo, Bupati Ubaid Hadiri Rakornas Pusat Daerah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://haltimtv.com">Haltimtv</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-3682" src="https://haltimtv.com/wp-content/uploads/2026/02/FB_IMG_1770013547717.jpg" alt="" width="960" height="720" /></p>
<h5><strong>Presiden Prabowo Subianto, saat pengarahan dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul Bogor, Senin, 02/02/26. (foto : dok Asisten 1 Pemkab Haltim, Nasrun Konoras)</strong></h5>
<p>&nbsp;</p>
<p>HALTIMTV.COM &#8211; Hari ini, Senin,02/02/26 Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang dibuka Presiden Prabowo Subianto di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat.</p>
<p>Rakornas tersebut menghadirkan seluruh kepala Daerah yakni Gubernur dan Wakil, Bupati dan Wakil serta juga Walikota dan Wakilnya dilengkapi dengan seluruh Forkompinda SE Indonesia.</p>
<p>Rakornas Hajatan Kementerian Dalam Negeri ini berjudul SINERGI PUSAT DAN DAERAH DALAM IMPLEMENTASI PROGRAM PRIORITAS PRESIDEN MENUJU INDONESIA EMAS 2045.</p>
<p>Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melalui Kapuskom Benni Irwan kepada Media ini menjelaskan Rapat Koordinasi Nasional antara Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 memiliki relevansi dan signifikansi dalam memperkuat hubungan pusat dan daerah.</p>
<p>Benni Irwan bilang Forum ini menjadi ruang strategis untuk memastikan keselarasan kebijakan nasional dengan pelaksanaan pembangunan di daerah, khususnya dalam implementasi program prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.</p>
<p>Kemendagri menurut Kapuspen,  kepala daerah dan Forkopimda berperan penting dalam memastikan keberhasilan pencapaian target program prioritas Presiden.</p>
<p>Mereka merupakan motor utama penggerak penyelenggaraan pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan di daerah.</p>
<p>Karena itu, Rakornas menjadi sarana untuk membangun kesamaan pemahaman, memperkuat koordinasi, serta menyinergikan langkah kebijakan pusat dan daerah.(hltmtv)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://haltimtv.com/diresmikan-presiden-prabowo-bupati-ubaid-hadiri-rakornas-pusat-daerah/">Diresmikan Presiden Prabowo, Bupati Ubaid Hadiri Rakornas Pusat Daerah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://haltimtv.com">Haltimtv</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://haltimtv.com/diresmikan-presiden-prabowo-bupati-ubaid-hadiri-rakornas-pusat-daerah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tutup APKASI, Mendagri Minta Pemkab Kreatif Genjot PAD</title>
		<link>https://haltimtv.com/tutup-apkasi-mendagri-minta-pemkab-kreatif-genjot-pad/</link>
					<comments>https://haltimtv.com/tutup-apkasi-mendagri-minta-pemkab-kreatif-genjot-pad/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2026 03:12:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://haltimtv.com/?p=3660</guid>

					<description><![CDATA[<p>“Jangan pernah bermimpi untuk melompat jika Pemkab hanya...</p>
<p>Artikel <a href="https://haltimtv.com/tutup-apkasi-mendagri-minta-pemkab-kreatif-genjot-pad/">Tutup APKASI, Mendagri Minta Pemkab Kreatif Genjot PAD</a> pertama kali tampil pada <a href="https://haltimtv.com">Haltimtv</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right;"><em><strong>“Jangan pernah bermimpi untuk melompat jika Pemkab hanya mengandalkan APBD, apalagi melompat mengandalkan TKD, no way. Melompat itu akan kelihatan kalau swastanya hidup di daerah itu,”</strong></em></p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-3662 size-full" src="https://haltimtv.com/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260121-WA0040-scaled.jpg" alt="" width="2560" height="1706" srcset="https://haltimtv.com/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260121-WA0040-scaled.jpg 2560w, https://haltimtv.com/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260121-WA0040-1536x1024.jpg 1536w, https://haltimtv.com/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260121-WA0040-2048x1365.jpg 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></p>
<p>HALTIMTV COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong kepala daerah untuk terus memperkuat human capital di daerah.</p>
<p>Pasalnya, kualitas sumber daya manusia (SDM) sangat penting untuk mendukung kemajuan bangsa Indonesia.</p>
<p>Demikian disampaikan Mendagri saat menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Hotel Aston Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (20/1/2026).</p>
<p>Rakernas tersebut mengusung tema “Wujudkan Asta Cita untuk Daerah yang Sejahtera”.</p>
<p>Ia mencontohkan, beberapa negara diketahui memiliki sumber daya alam (SDA) yang terbatas, tetapi mampu bersaing dengan negara maju lainnya di dunia.</p>
<p>Negara tersebut seperti Singapura yang memanfaatkan potensi SDM-nya sehingga dapat menjadi negara maju.</p>
<p>Dalam konteks itu, Mendagri menyebut Presiden Prabowo telah sejak lama mengamati kondisi paradoks negara dengan SDA melimpah, tetapi masih berkutat pada persoalan kemiskinan. Oleh karena itu, dalam kepemimpinannya, Presiden menyusun kebijakan yang pro-rakyat.</p>
<p>“Pahami betul bahwa beliau (Presiden Prabowo) membalik dari konsep demokrasi ekonomi kapitalisme liberal yang menyerahkan kepada mekanisme pasar, intervensi pemerintah minimal, dan kemudian membuat terjadi perbedaan kaya dan miskin, dibalik menjadi ekonomi sosialis kerakyatan,” ujar Mendagri.</p>
<p>Ia menekankan, Presiden Prabowo menggagas sejumlah program di antaranya Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), swasembada pangan, serta program pro-rakyat lainnya.</p>
<p>Program tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten dalam memajukan daerah masing-masing.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Mendagri meyakini Indonesia bakal melompat menjadi negara dengan kekuatan ekonomi besar di dunia.</p>
<p>Hal ini didukung oleh sejumlah prediksi dari pengamat dan lembaga ekonomi seperti World Bank, International Monetary Fund (IMF), hingga lembaga McKinsey.</p>
<p>Peluang tersebut perlu didukung daerah dengan memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya melalui sektor swasta.</p>
<p>“Jangan pernah bermimpi untuk melompat jika Pemkab hanya mengandalkan APBD, apalagi melompat mengandalkan TKD, no way. Melompat itu akan kelihatan kalau swastanya hidup di daerah itu,” ungkapnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, secara rinci, setidaknya ada beberapa strategi yang dapat diterapkan agar tidak bergantung pada dana Transfer ke Daerah (TKD).</p>
<p>Hal itu meliputi efisiensi dan optimalisasi belanja daerah melalui percepatan realisasi APBD, inovasi sumber PAD yang tidak memberatkan masyarakat, memanfaatkan program strategis nasional sebagai peluang pertumbuhan daerah, serta mendorong peran swasta melalui kemudahan perizinan. (hmskmndgr/hltmtv)</p>
<p>Artikel <a href="https://haltimtv.com/tutup-apkasi-mendagri-minta-pemkab-kreatif-genjot-pad/">Tutup APKASI, Mendagri Minta Pemkab Kreatif Genjot PAD</a> pertama kali tampil pada <a href="https://haltimtv.com">Haltimtv</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://haltimtv.com/tutup-apkasi-mendagri-minta-pemkab-kreatif-genjot-pad/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mendagri Ungkap Pemda dengan  Realisasi Pendapatan dan Belanja</title>
		<link>https://haltimtv.com/mendagri-ungkap-pemda-dengan-realisasi/</link>
					<comments>https://haltimtv.com/mendagri-ungkap-pemda-dengan-realisasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Dec 2025 03:09:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://haltimtv.com/?p=3619</guid>

					<description><![CDATA[<p>HALTIMTV.COM &#8211; Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian...</p>
<p>Artikel <a href="https://haltimtv.com/mendagri-ungkap-pemda-dengan-realisasi/">Mendagri Ungkap Pemda dengan  Realisasi Pendapatan dan Belanja</a> pertama kali tampil pada <a href="https://haltimtv.com">Haltimtv</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>HALTIMTV.COM &#8211; Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) mengejar target realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjelang akhir tahun anggaran.</p>
<p>Siaran Pers Puspen Kemendagri yang diterima HALTIMTV.COM, Tito Karnavian menegaskan bahwa realisasi belanja pemerintah merupakan faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.</p>
<p>“Target pendapatan tentunya diharapkan bisa 100 persen atau mendekati itu, kalau ada misalnya pendapatannya lebih, itu pasti prestasi, Dan kemudian belanja juga diharapkan bisa didorong tinggi,” ujar Mendagri pada Rapat Evaluasi Realisasi APBD Tahun 2025 bersama seluruh kepala daerah yang berlangsung secara virtual dari Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (24/12/2025).</p>
<p>Mendagri mengungkapkan, belanja pemerintah yang tinggi akan membuat peredaran uang di masyarakat meningkat, sehingga daya beli dan konsumsi rumah tangga pun menguat. Konsumsi rumah tangga ini berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi.</p>
<p>Selain itu, belanja pemerintah juga menjadi stimulus bagi sektor swasta agar dapat terus bergerak.</p>
<p>Ia mengatakan, sektor swasta penting diperhatikan karena merupakan salah satu pendukung pertumbuhan ekonomi selain belanja pemerintah.</p>
<p>Hal ini termasuk peran sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).</p>
<p>“Daerah yang swastanya hidup itu pasti pertumbuhan ekonominya akan tinggi, dan kemudian PAD-nya (Pendapatan Asli Daerah) juga akan bisa bertambah,” ujarnya.</p>
<p>Berdasarkan data per 30 November 2025, Mendagri mengungkapkan total realisasi pendapatan provinsi, kabupaten, dan kota mencapai Rp1.200 triliun atau 88,35 persen.</p>
<p>Sementara itu, total realisasi belanja provinsi, kabupaten, dan kota mencapai Rp1.082 triliun atau 75,43 persen.</p>
<p>Ia berharap angka tersebut terus meningkat mengingat capaian total realisasi pendapatan seluruh daerah per 31 Desember 2024 mencapai Rp1.367 triliun atau 97,29 persen.</p>
<p>Begitu pula dengan capaian total realisasi belanja seluruh daerah pada periode yang sama sebanyak Rp1.365 triliun atau 91,72 persen.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan saja di akhir Desember nanti angkanya lebih baik lagi, lebih tinggi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Mendagri membeberkan daerah dengan realisasi APBD tertinggi hingga terendah.</p>
<p>Ia mengapresiasi daerah yang realisasi APBD-nya terbilang memuaskan serta mengingatkan daerah yang realisasinya masih rendah agar melakukan upaya peningkatan.</p>
<p>Adapun 10 daerah di tingkat provinsi dengan realisasi pendapatan tertinggi yaitu Bali, Kalimantan Selatan, Daerah Istimewa Yogyakarta, Gorontalo, Maluku Utara, Jawa Timur, Papua Selatan, Kalimantan Barat, Papua Barat Daya, dan Sumatera Barat.</p>
<p>Di tingkat kabupaten, yakni Sumbawa Barat, Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan, Tanah Bumbu, Banjar, Hulu Sungai Utara, Tabalong, Bojonegoro, Batang, dan Tana Tidung.</p>
<p>Sementara di tingkat kota, yaitu Banjarbaru, Banjarmasin, Denpasar, Solok, Pekalongan, Bukittinggi, Payakumbuh, Tangerang Selatan, Kediri, dan Tangerang.</p>
<p>Sementara itu, 10 daerah dengan realisasi pendapatan terendah di tingkat provinsi yakni Riau, Papua Pegunungan, Sulawesi Tengah, Bengkulu, Maluku, Kalimantan Utara, Papua Barat, Lampung, Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan Tengah.</p>
<p>Di tingkat kabupaten, yaitu Halmahera Barat, Aceh Tenggara, Halmahera Utara, Manggarai Timur, Sorong Selatan, Yalimo, Kuantan Singingi, Sorong, Pulau Taliabu, dan Lingga.</p>
<p>Adapun di tingkat kota, yakni Dumai, Lubuklinggau, Bandar Lampung, Lhokseumawe, Langsa, Sorong, Ternate, Kupang, Sabang, dan Tual.</p>
<p>Di sisi lain, 10 daerah dengan realisasi belanja tertinggi di tingkat provinsi yaitu Jawa Barat, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Barat, Jawa Tengah, Bali, Papua Pegunungan, Lampung, dan Nusa Tenggara Barat.</p>
<p>Di tingkat kabupaten, yakni Mamberamo Tengah, Jayawijaya, Probolinggo, Bengkayang, Melawi, Deiyai, Waropen, Tangerang, Buleleng, dan Gorontalo Utara.</p>
<p>Sementara di tingkat kota, yaitu Sukabumi, Banjar, Serang, Sawahlunto, Cimahi, Yogyakarta, Banda Aceh, Jambi, Semarang, dan Pariaman.</p>
<p>Sedangkan untuk 10 daerah dengan realisasi belanja terendah di tingkat provinsi, yakni Papua Tengah, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Papua Selatan, Kalimantan Utara, DKI Jakarta, Papua Barat, dan Jambi.</p>
<p>Untuk tingkat kabupaten terendah, yaitu Kutai Barat, Badung, Sorong Selatan, Pulau Taliabu, Dogiyai, Teluk Bintuni, Tana Tidung, Barito Utara, Mappi, dan Kepulauan Aru.</p>
<p>Sementara di tingkat kota, yakni Subulussalam, Bandar Lampung, Gunungsitoli, Pagaralam, Pematangsiantar, Lubuklinggau, Tarakan, Bontang, Bengkulu, dan Lhokseumawe.(hmskmndgr/hltmtv)</p>
<p>Artikel <a href="https://haltimtv.com/mendagri-ungkap-pemda-dengan-realisasi/">Mendagri Ungkap Pemda dengan  Realisasi Pendapatan dan Belanja</a> pertama kali tampil pada <a href="https://haltimtv.com">Haltimtv</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://haltimtv.com/mendagri-ungkap-pemda-dengan-realisasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemendagri Minta Pemda Tingkatkan Pemantauan Cuaca</title>
		<link>https://haltimtv.com/kemendagri-minta-pemda-tingkatkan-pemantauan-cuaca/</link>
					<comments>https://haltimtv.com/kemendagri-minta-pemda-tingkatkan-pemantauan-cuaca/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2025 10:15:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://haltimtv.com/?p=3602</guid>

					<description><![CDATA[<p>HALTIMTV.COM – Pemerintah Daerah diminta tingkatkan pemantauan kewaspadaan...</p>
<p>Artikel <a href="https://haltimtv.com/kemendagri-minta-pemda-tingkatkan-pemantauan-cuaca/">Kemendagri Minta Pemda Tingkatkan Pemantauan Cuaca</a> pertama kali tampil pada <a href="https://haltimtv.com">Haltimtv</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-3604 size-full" src="https://haltimtv.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251222-WA0049-scaled.jpg" alt="" width="2560" height="1706" srcset="https://haltimtv.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251222-WA0049-scaled.jpg 2560w, https://haltimtv.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251222-WA0049-1536x1024.jpg 1536w, https://haltimtv.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251222-WA0049-2048x1365.jpg 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></p>
<p>HALTIMTV.COM – Pemerintah Daerah diminta tingkatkan pemantauan kewaspadaan kondisi cuaca ekstrem yang melanda daerah di Indonesia, sekaligus mengantisipasi dampaknya menyusul curah hujan yang cukup tinggi.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir kepada  pemerintah daerah (Pemda) untuk segera melakukan pemantauan cuaca di masing-masing wilayah.</p>
<p>Rilis Kementerian Dalam Negeri yang diterima Haltimtv, menyebutkan Dalam beberapa hari ini cuaca di berbagai daerah di Indonesia mengalami curah hujan yang tinggi.</p>
<p>&#8220;Kami minta untuk terus memonitor laporan ramalan cuaca terutama yang berkaitan dengan cuaca ekstrem di sebagian daerah,” ujar Sekjen Kemendagri pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Evaluasi Dukungan Pemda dalam Program 3 Juta Rumah secara hybrid dari Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin (22/12/2025).</p>
<p>Lebih lanjut, Tomsi mengatakan daerah perlu belajar dari pengalaman bencana banjir yang terjadi di wilayah Sumatra. Ia menjelaskan bahwa curah hujan yang tinggi tidak hanya berdampak pada aliran sungai, tetapi juga menyebabkan turunnya lumpur serta kerusakan infrastruktur.</p>
<p>“Kami berharap bahwa dengan kondisi seperti ini teman-teman kepala daerah beserta dinas-dinasnya bisa mengantisipasi,” Kata Dia.</p>
<p>Dalam upaya kesiapsiagaan tersebut, Tomsi bilang Pemda dapat mengajak jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk mempersiapkan seluruh peralatan yang dibutuhkan.</p>
<p>Di sisi lain, Tomsi juga mengingatkan Pemda bahwa hujan deras turut berdampak terhadap hasil panen.</p>
<p>Oleh karena itu, upaya pencegahan dan penanganan terkait ketersediaan komoditas perlu menjadi perhatian daerah.</p>
<p>Tomsi meminta Pemda memahami harga komoditas pangan di wilayah masing-masing. Pasalnya, kenaikan harga sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat.</p>
<p>“Nah, ini yang kita upayakan supaya harga-harga bisa terkendali dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.</p>
<p>Ia menegaskan pentingnya komitmen Pemda dalam mengendalikan harga, mengingat dalam waktu dekat akan ada sejumlah momen besar seperti Natal dan Tahun Baru, Bulan Suci Ramadan, serta Hari Raya Idul Fitri.</p>
<p>“Tentunya semua ini memerlukan keseriusan bekerja,” jelasnya.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Tomsi juga berdialog dengan sejumlah daerah yang mengalami kenaikan harga beberapa komoditas.</p>
<p>Dialog tersebut menggali penyebab kenaikan harga serta langkah penanganan yang dilakukan.</p>
<p>Forum tersebut turut dihadiri secara langsung oleh sejumlah pembicara dari kementerian dan lembaga.</p>
<p>Diantaranya Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Maino Dwi Hartono, Direktur Statistik Harga Badan Pusat Statistik (BPS) Windhiarso Ponco Adi, Direktur Pembiayaan Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Andri Hikmat, serta pejabat dari Kantor Staf Presiden (KSP).</p>
<p>(hltmtv)</p>
<p>Artikel <a href="https://haltimtv.com/kemendagri-minta-pemda-tingkatkan-pemantauan-cuaca/">Kemendagri Minta Pemda Tingkatkan Pemantauan Cuaca</a> pertama kali tampil pada <a href="https://haltimtv.com">Haltimtv</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://haltimtv.com/kemendagri-minta-pemda-tingkatkan-pemantauan-cuaca/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemendagri Ajak Sekda dan Kepala Bappeda Samakan Program Pusat-Daerah</title>
		<link>https://haltimtv.com/kemendagri-ajak-sekda-dan-kepala-bappeda-samakan-program-pusat-daerah/</link>
					<comments>https://haltimtv.com/kemendagri-ajak-sekda-dan-kepala-bappeda-samakan-program-pusat-daerah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Oct 2025 04:10:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://haltimtv.com/?p=3355</guid>

					<description><![CDATA[<p>HALTIMTV.COM &#8211; Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan menggelar...</p>
<p>Artikel <a href="https://haltimtv.com/kemendagri-ajak-sekda-dan-kepala-bappeda-samakan-program-pusat-daerah/">Kemendagri Ajak Sekda dan Kepala Bappeda Samakan Program Pusat-Daerah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://haltimtv.com">Haltimtv</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>HALTIMTV.COM &#8211; Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan menggelar Rapat Koordinasi Nasional Sinkronisasi Program dan Kegiatan Kementerian/Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK) dengan Pemerintah Daerah (Pemda).</p>
<p>Rakor ini akan mempertemukan seluruh Sekretaris Daerah (Sekda) dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dari seluruh Indonesia.</p>
<p>Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 26–29 Oktober 2025, di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat (Jabar).</p>
<p>Rakor ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan Pemda dalam menyusun, melaksanakan, dan mengevaluasi program prioritas pembangunan nasional dan daerah.</p>
<p>Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Benni Irwan menjelaskan, Rakor dirancang sebagai ruang interaktif antara kementerian/lembaga dengan Pemda. Tujuannya, agar program daerah dan pusat dapat berjalan searah, baik dalam perencanaan, pendanaan, maupun pelaksanaannya.</p>
<p>“Supaya program dan kegiatan di daerah dan pusat bisa selaras. Oleh karena itu, Sekda dan Kepala Bappeda dipertemukan langsung dengan kementerian/lembaga di Rakor ini,” ujar Benni dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (24/10/2025).</p>
<p>Menurutnya, sinkronisasi tidak hanya mencakup perencanaan dan anggaran, tetapi juga waktu, target, dan kualitas program.</p>
<p>Melalui Rakor ini, Kemendagri ingin memastikan perencanaan daerah dapat mendukung program strategis nasional, seperti peningkatan pelayanan dasar, penguatan infrastruktur, dan pembangunan berkelanjutan di berbagai sektor.</p>
<p>Benni menambahkan, forum ini juga menjadi wadah bagi Sekda dan Kepala Bappeda untuk menyampaikan tantangan dan kebutuhan nyata di daerah. Pemerintah pusat ingin mendengar langsung masukan daerah, terutama dalam pelaksanaan program prioritas yang terkendala kebijakan efisiensi fiskal dan pengalihan Transfer ke Daerah (TKD).</p>
<p>“Kami berharap para Sekda dan Kepala Bappeda bisa menyampaikan kebutuhan daerah. Kemendagri ingin tahu program apa yang akan dilaksanakan dan bagaimana bisa diselaraskan dengan program pemerintah pusat,” jelas Benni.</p>
<p>Ia menegaskan, Rakor ini penting untuk memastikan agar tidak ada program pembangunan yang terhambat akibat keterbatasan fiskal atau ketidaksinkronan perencanaan.</p>
<p>Sementara itu, Peneliti Pusat Riset Pemerintahan Dalam Negeri BRIN Hadi Supratikta menilai, Rakor ini merupakan langkah strategis Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam merespons tantangan efisiensi fiskal yang dihadapi Pemda.</p>
<p>Menurut Hadi, sinergi antara Sekda, Kepala Bappeda, dan kementerian/lembaga sangat penting untuk menjaga konsistensi perencanaan pembangunan di tengah tekanan fiskal tahun 2026.</p>
<p>Ia menilai, Mendagri perlu memastikan setiap daerah memiliki strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berkelanjutan, serta memperkuat ekosistem investasi daerah.</p>
<p>“Rakor ini momentum penting untuk menyelaraskan kebijakan Dana Transfer Umum (DTU) dan Dana Transfer Khusus (DTK) dari pusat ke daerah, termasuk dampaknya terhadap otonomi daerah,” kata Hadi.</p>
<p>Lebih lanjut, Hadi menegaskan, Rakor Sekda dan Bappeda ini merupakan momen krusial untuk memperkuat sinergi vertikal antara pemerintah pusat dan daerah. Forum ini diharapkan menghasilkan solusi konkret atas persoalan fiskal dan mendorong efisiensi belanja daerah tanpa mengorbankan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>“Rakor Sekda dan Bappeda ini jangan disia-siakan. Ini momen penting untuk menjembatani aspirasi Pemda dengan kebijakan fiskal di pusat. Sinergi vertikal ini kunci agar tekanan fiskal 2026 bisa dimitigasi bersama,” tegasnya.</p>
<p>Hadi menambahkan, keberhasilan Rakor akan sangat bergantung pada kemampuan Kemendagri dan lembaga terkait dalam menghadirkan fleksibilitas, kepastian, dan strategi kolaboratif agar pembangunan daerah tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran. (hmskmndgr/hltmtv)</p>
<p>Artikel <a href="https://haltimtv.com/kemendagri-ajak-sekda-dan-kepala-bappeda-samakan-program-pusat-daerah/">Kemendagri Ajak Sekda dan Kepala Bappeda Samakan Program Pusat-Daerah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://haltimtv.com">Haltimtv</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://haltimtv.com/kemendagri-ajak-sekda-dan-kepala-bappeda-samakan-program-pusat-daerah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
